Lebaran tahun ini lagi-lagi diwarnai dengan perbedaan pendapat antara yg berlebaran tgl 12 Oktober (katanya orang2 yang menganut aliran Muhamadiyah) dan yang selain aliran itu berlebaran tanggal 13 Oktober. Kenapa ya kok selalu berbeda (dan ini kejadian sudah sering sekali, hampir tiap tahun).
Beberapa artikel di WebSite Indonesian Crescent Observation membahas mengapa sampai terjadi perbedaan interpretasi ini (dan sampai skrg kalo saya baca artikel2nya, kaga ngerti juga. Masih terlalu bodoh saya ini).
Beberapa artikel di WebSite Indonesian Crescent Observation membahas mengapa sampai terjadi perbedaan interpretasi ini (dan sampai skrg kalo saya baca artikel2nya, kaga ngerti juga. Masih terlalu bodoh saya ini).
Ini gambar dari salah satu artikel yg kayaknya memberikan gambaran paling mudah kenapa terjadi perbedaan.
Jadi menurut gambar di sebelah, sebagian Indonesia akan memasuki 1 syawal di tgl 12 Oktober, sedangkan sebagian lagi di tgl 13 oktober.
Berdasarkan perhitungan Hilal atau Rukiyah, mungkin kedua-duanya benar. Cuman yg sering menggelitik saya adalah, sebagai umat Islam di Indonesia, apakah sebaiknya kita bersatu. Yang namanya perbedaan memang sudah diciptakan oleh yang Maha Kuasa supaya ada kehidupan (bayangkan kalo sama semua, kayak robot kali hidup ini). Yg penting adalah bagaimana kita menyikapi perbedaan ini.
Masih banyak yg lebih penting untuk didiskusikan bersama antara penganut2 mashab ini, terutama masalah kemerosotoan ahlak yang makin membabi buta akhir2 ini.
No comments:
Post a Comment