Wednesday, October 3, 2007

Feel happy

It's always great to meet your friends, regardless new ones or old ones.

Kemaren sore saya ngumpul lagi dengan teman2 ex-Conoco yg skrg sebagian sudah ga bekerja di sana lagi (dan tentunya sebagian masih bekerja di Conoco). Kenapa ya, ngumpul sama teman2 itu menyenangkan? is it a matter of friendships (spt yg Gita tulis di comment blog ini)?

Mungkin iya, yg jelas kemaren kita ketawa2, mengingat2 lagi kejadian masa lalu yang konyol, dan diakhiri dengan rencana untuk pertemuan berikutnya dengan berkaraoke.
Waktu ngumpul2 itu, salah satu rekan bilang "enak ya ngumpul2 gini, bisa melupakan kerjaan kantor yang ga menyenangkan".
Dari sana, saya ambil kesimpulan bahwa perasaan senang kita sangat bergantung kepada lingkungan kita. Kalau lingkungannya menyenangkan, jadi senang, kalo ga menyenangkan, jadi bete. Berfluktuasi mengikuti kondisi di luar.

Di sisi lain, ada pemeo yang sering dikeluarkan oleh teman2 saya alumni M91 (paling sering keluar dari kepalanya Ludi), yg bunyinya " Hapiness is a state of mind ". Jadi kebahagiaan itu berasal dari dalam diri sendiri, bukan tergantung dari kondisi di luar. Jadi pendapat yang bersebrangan... padahal secara sadar ato ga sadar, kita mengakui kedua kondisi di atas.

Kalo saya pribadi, saya akan pilih kondisi yg kedua, di mana kondisi kita tidak bergantung pada lingkungan sekitar. Hapiness is a state of mind, so we can always be happy, wherever, whenever, or with whoever. Enak soalnya kalo rasa senang itu dateng dari dalam diri sendiri, jadinya bisa senang terus. Siapa sih yg mau senang terus sepanjang hidupnya?

Dengan rasa senang, semua masalah bisa teratasi dengan baik.

Caranya?....

ikhlas...

1 comment:

bleu said...

State of mind... selain being ikhlas, mungkin ada cara lain? Yang legal mungkin dengan alkohol... yang nggak legal dengan drugs... makanya drugs laku, isn't it?

Ancur... huehehe... ;)

BTW, nggak bilang2 udah punya blog di blogger?