Wednesday, October 3, 2007

24 hours

Pernah ngerasa kalau 1 hari 24 jam itu kurang? Saya pernah ajak rekan saya, seorang manajer, untuk berlatih golf sepulang kantor. Berulang2 kali saya ajak (karena dia yang minta di ajak), jawabannya selalu "Ga ada waktu Man"... terakhir2, ada imbuhannya yang agak bikin saya terkejut ".. kalau gue bisa beli waktu, gue beli deh tuh waktu"... wah, tajir sekali ya.

Sadar gak kalau 1 hari diciptakan oleh Tuhan sekian jam itu sudah ada takarannya untuk manusia. Manusia yang yang "merasa" kalau 1 hari = 24 jam itu kurang patut dipertanyakan, apa saja yang dia kerjakan? Saya pribadi melihat alasan yang kurang diperhatikan oleh teman2 yg super sibuk itu:
  1. Mengambil terlalu banyak kerjaan (termasuk kerjaan yang harusnya menjadi bagian orang lain) supaya mendapat kredit yang lebih pula
  2. Gak jelas objektif dari apa yang sedang dia kerjakan
  3. Merasa bisa, ga perlu bantuan orang lain untuk mengerjakan sesuatu

Jadi, sebenernya yang dikejar apa sih? emang pasti kalau super sibuk, ngambil semua kerjaan, trus otomatis rating jadi naik? Kenapa ga ambil yang sebisa mungkin ga ada kerjaan, tapi rating naik? Gak mungkin? Bagi Tuhan itu tidak ada yang tidak mungkin...


Maka dari itu, kita harus mensyukuri waktu yang dianugerahkan Tuhan kepada kita, untuk dimanfaatkan sebaik2nya. Jangan mencari balasan dari kantor / atasan, karena mereka sendiri masih butuh balasan dari yang lebih di atasnya. Cari balasan dari SUMBERNYA langsung.

No comments: